Bupati Pali Sambut Pemulangan 6 TKW Yang Nyaris Jadi Korban Perdagangan Manusia | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Serba Serbi

Selasa, 15 Oktober 2019 - 14:20 WIB

Bupati Pali Sambut Pemulangan 6 TKW Yang Nyaris Jadi Korban Perdagangan Manusia

PALI, matakita.id – Setelah terkatung katung tak jelas nasibnya, enam orang calon TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang gagal berangkat ke Negara Taiwan, akhirnya kembali ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didampingi perwakilan dari Kementrian Tenga Kerja RI dan Disnakertras Pali, Senin (14/10/2019) malam.

 

Kedatangan 6  orang TKW itu disambut langsung oleh Bupati PALI, Heri Amalindo. Mereka diserahkan langsung ke keluarganya masing-masing di kediaman dinas Bupati Pali, Komplek Pertamina Pendopo.

 

Suasana haru dengan linangan air mata mewarnai pertemuan mereka dengan keluarganya yang selama ini mereka tinggalkan.

 

Leny, warga Desa Mangku Negara Kecamatan Penukal berkata bahwa dirinya memberanikan diri mengadu nasib ke negara Taiwan lantaran tergiur dengan gaji besar yang pihak perusahaan yang ia kenal dari temannya, lantaran sudah bekerja ke luar negeri.

 

Namun demikian, kata Leny, setelah sampai di asrama perusahaan, dirinya bersama enam orang warga PALI lainnya tak kunjung berangkat selama tiga bulan lamanya menunggu.

BACA JUGA :  Samakan Persepsi, Kapolda Jatim Silaturahmi Ke DPRD dan Kejati Jatim

 

“Saya kapok pak. Kami niat berangkat karena memang dijanjikan gaji yang besar satu bulan Rp 9 juta dan kami diminta pindah data KTP ke Lampung Utara,” ungkap Leny di hadapan Bupati PALI.

 

Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, Bupati PALI, Heri Amalindo berpesan agar kejadian tersebut menjadi pelajaran baik itu bagi enam orang calon TKW yang batal berangkat dan untuk seluruh masyarakat Bumi Serapat Serasan.

 

“Jangan mudah percaya dan tergiur apabila ada orang yang mengiming-imingi pekerjaan enak dengan gaji besar dan berangkat dengan mudah ke luar negeri secara gratis. Tanyakan atau gali informasi ke pemerintah atau melalui Disnaker apabila berminat jadi TKI atau TKW, tentang proses menjadi tenaga kerja ke luar negeri,” jelas Heri Amalindo.

 

Terlebih, sebelum berangkat harus merubah data diri terlebih dahulu sebelum berangkat, seperti dialami ke enam calon TKW tersebut.

BACA JUGA :  Diabsen Siswa Kurang Satu, Ternyata Korban Sudah Tewas Tenggelam

 

“Kita harus mempertanyakan kenapa harus merubah data, karena kalau sudah terlanjur dan berangkat ke luar negeri namun suatu saat ada masalah, yang rugi pasti yang bersangkutan karena akan sulit dalam mengurus administrasinya,” jelasnya.

 

 

Sementara, Subiyanto, wakil presiden IV DPP KSPSI yang ikut mendampingi enam calon TKW asal PALI menjelaskan, bahwa enam calon TKW tersebut nyaris menjadi korban perdagangan manusia.

 

Sebab, ada kejanggalan saat enam calon TKW asal PALI tersebut mendaftar di salah satu PJTKI di Jakarta dan saat prosesnya data kependudukan mereka dipindahkan dari PALI ke Lampung Timur.

 

Ketika pembuatan paspor, enam calon TKW dikirim ke Lampung saat malam hari.

 

“Ketika kami sampaikan ke Kemenaker, lalu dilakukan Sidak, rupanya enam orang itu disembunyikan di salah satu mall di Jakarta, namun saya terus berkomunikasi dengan mereka sampai akhirnya pada Sidak ke dua, mereka ditemukan dan diamankan Kemenaker di RPTC,” jelas Subiyanto.

BACA JUGA :  Ditipu Penyalur TKW Lima Warga PALI Terlunta-lunta di Jakarta

 

Subiyanto juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Pemkab PALI yang langsung meninjau ke-enam calon TKW tersebut dengan mengutus Kepala Disnakertrans PALI.

 

“Respon cepat Pemkab PALI dan kepedulian pak Bupati yang langsung menyambut kedatangan enam calon TKW kami sangat apresiasi, dan kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran kita semua,” katanya.

 

Kejadian tersebut menyita perhatian masyarakat PALI, dimana ke enam warga PALI yang saat ini tercatat dari data Adminduknya sudah pindah ke Lampung Timur saat ini sudah tiba di PALI dan berkumpul bersama keluarganya setelah sebelumnya diamankan Kemennaker dari salah satu asrama PJTKI di Jakarta. (syam)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Serba Serbi

Gakkum KLHK Sita 125 Satwa Dilindungi

Pendidikan

Spirit Pendidikan Merawat Bumi

Serba Serbi

Tes Potensi Akademik SMA Negeri Dibuka 17-22 Juni 2021

Lifestyle

Kapolri Dan Panglima TNI Tinjau Vaksinasi Tahap Dua Di Semarang

Pendidikan

Aliansi Masyarakat Demokrasi Peduli Pendidikan Palembang ( AMDPP) Menyikapi Polemik Dinamika Dalam Dunia Pendidikan

Serba Serbi

Lembaga AGP Tegas Akan Kawal Perbub Nomor 11 Tahun 2021 Soal Syarat Calon Kepala Desa

Serba Serbi

DPC MOI Lebak Gelar Santunan Yatim Bagi- bagi Takjil Sekaligus Syukuran Sekertariat

Serba Serbi

Hari ke 5 Ops Yustisi Polresta Cirebon, Petugas Gabungan Masih Temukan Pelanggaran
%d blogger menyukai ini: