Home / Hukum & Kriminal

Senin, 21 September 2020 - 18:22 WIB

Ditjen Dikti Nyatakan Ijazah Bupati Lahat Tidak Sah

MATAKITA.ID – Menyikapi beredarnya surat keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait dugaan ijazah palsu atas nama Bupati Lahat Cik Ujang yang dikeluarkan pada 6 April 2020 lalu sebagai jawaban permohonan informasi terkait dugaan ijazah palsu atas nama Cik Ujang.

Surat yang bernomor 461/E2/TU/2020 dan ditujukan kepada Koordinator Forum Nasional Jurnalis Indonesia. Dugaan ijazah palsu atas nama Cik Ujang tersebut dikeluarkan oleh Universitas Syahyakirti Palembang. Surat ditandatangani oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Aris Junaidi.

Sebagaimana dilansir Tribun Pos Jejaring Matakita.id menyatakan, Ijazah yang dikantongi Cik Ujang Tidak Sah dan tidak dapat dipergunakan untuk pengangkatan maupun pembinaan jenjang karir/penyetaraan bagi Pegawai Negeri.

BACA JUGA :  Tindaklanjuti Instruksi Bupati Purwakarta, Pjs Kades Desa Mulyamekar Sidak Kelokasi Galian Tanah Merah Ilegal

Sehingga membuat Seketaris Umum (Sekum) Persatuan Mahasiswa Pergerakan Sumatera Selatan (PMPSS), Herom Wihanda angkat bicara, saat dihubungi, Senin (21/9/2020) dirinya mengakui, sangat menyayangkan keluarnya surat putusan Ditjen Dikti Kemendikbud yang menyatakan Ijazah yang dikantongi oleh Bupati Lahat Cik Ujang dari Universitas Sjakhyakirti Pelembang tersebut menyatakan tidak sah.

Menurut Herom, dengan adanya surat tersebut, Cik Ujang telah menciderai institusi pendidikan dan marwah mahasiswa. “Kenapa tidak, Karena mahasiswa yang benar mengenyam pendidikan mendapatkan predikat itu tentunya harus melalui proses belajar dengan administrasi yang jelas,” terang Herom.

BACA JUGA :  Tekan Peredaran Narkoba, Polres Purwakarta Gelar Operasi Gabungan

“Orang tua mahasiswa harus banting tulang mencari nafkah untuk biaya anaknya tetapi dengan mudahnya gampang, para kaum borjuis mendapat kan ijazah dengan titel demi sebuah jabatan,” tambah Herom.

Ini sebuah tamparan di dunia pendidikan, untuk itu kata Herom kami dari PMPSS, berharap kepada pihak aparat terkait khusunya untuk dapat segera menindaklanjuti kasus tersebut berdasarkan undang undang berlaku, “tegas Herom.

BACA JUGA :  Karyawan  PT KS yang ditangkap Densus  88  hanya Staf  Biasa

“Usut Tuntas dan transparan sesuai prosedur yang berlaku, PMPSS akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” pungkas Herom.

Diketahui, Surat keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor 461/E2/TU 2020 jawaban informasi terkait dugaan ijazah palsu atas nama Cik Ujang.

Dalam selembaran itu, tertulis Yth Koordinator Forum Nasional Jurnalis Indonesia Grand Slipi tower It 5/unit E dan F Jl Letjen S Parman Kav 22-24 Jakarta Barat-11480. bahkan surat ini telah beredar dan diterbitkan dibeberapa Website.(Syaiful jabrig)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Emrus Sihombing: Usut Tuntas Oknum Pelaku Dugaan Manipulasi Hasil Rapid Tes Di Bandara

Hukum & Kriminal

Lagi! Kurir dan Bandar Narkoba Dibekuk Jajaran Satresnorkaba Polres Purwakarta

Daerah

IMM Palembang Mengecam Tindak Kekerasan Terhadap Aktivis

Daerah

Operasi Patuh Lodaya Berakhir, 27.160 Pelanggar Lalin Ditilang dan 111.793 Diberi Teguran

Daerah

Ngeriiih! Peti Jenazah PDP Covid – 19 Tertancap Diliang Kubur

Hukum & Kriminal

Sat Reskrim Polres Karawang Berhasil Ungkap Kasus Pembobol Mini Market Di Rengasdengklok

Daerah

Syekh Ali Jaber: Saya Tak Terima Penusuk Saya Dianggap Gila!

Daerah

Polda Jabar Terus Dalami Kasus 11 Paket Proyek di Purwakarta, 12 Orang Sudah di Periksa