Home / Daerah / Politik

Senin, 17 Februari 2020 - 16:49 WIB

DPC PKB Purwakarta Perlu ‘Pilot’ Baru

MATAKITA.ID | PURWAKARTA – Dinamika politik di internal DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Purwakarta menghangat menjelang perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab). Sejumlah kader berharap ada figur baru yang akan memimpin DPC PKB Purwakarta.

Salah satu kader PKB yang secara eksplisit menghendaki adanya kepemimpinan baru di tubuh DPC PKB Asep Saepul Millah. Mantan anggota DPRD Purwakarta ini berharap Ketua DPC PKB harus sosok yang benar-benar mengerti AD/ART partai.

Dikatakan Asep, Neng Supartini sudah tiga periode memimpin DPC PKB Purwakarta, “Maka, harus ada ‘pilot’ baru yang bisa membawa PKB ke arah yang lebih maju. Calon ketua harus faham AD ART partai dan paham betul tentang cara berekspansi partai,” kata Asep saat dihubungi melalui telepon, Senin (17/2) sore.

Baca Juga :  Update Covid -19 Purwakarta : 157 ODP, PDP 17 dan Positif 5

Dia menambahkan, ketua yang baru harus dibantu oleh seorang sekjen yang bisa melobi ke dua arah. “Ke arah nahdiyin sebagai basis PKB, dan ke masyarakat umum agar bisa direkrut ke PKB,” katanya.

Asep menjelaskan, saat ini ada ghirah dari DPP yang mengindikasikan PKB harus memiliki jargon milenial. Yakni, kata Asep, orang yang betul berjiwa milenial, yang bisa menjangkau semua kalangan, tapi tidak meninggalkan kalangan kyai dan pondok pesantren.

Ghirah dari DPP ini harus disambut oleh seluruh daerah, terutama Purwakarta yang sebentar lagi menggelar Muscab,” ujar Asep. Ditanya apakah siap jika diberi amanah untuk memimpin DPC PKB Purwakarta, Asep menjawab, “Saya siap seribu persen!”

Baca Juga :  PKK Jabar Tingkatkan Kekompakan Kader lewat Jambore

Selain Asep, sejumlah figur lain yang juga disebut-sebut siap menjadi ketua DPC PKB, diantaranya Luthfi Bamala, Abdul Hadi, Sona Maulida, Usep Solihin. Dikabarkan, Neng Supartini pun masih berminat mencalonkan diri.

Sekretaris DPC PKB Purwakarta Usep Solihin mengatakan, dalam Muktamar PKB yang digelar di Bali beberapa waktu lalu, menghasilkan adanya perubahan AD/ART yang berimbas kepada tata cara pelaksanaan muscab.

Baca Juga :  PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Hingga 25 Mei

“Sesuai AD/ART baru, nantinya pemilihan Ketua dalam muscab tak melalui sistem pemungutan suara atau voting. Pengurus DPC yang terpilih, termasuk ketua, adalah mereka yang diusulkan oleh PAC dan unsur NU kepada DPP. Atas usulan itu, DPP menunjuk dan menentukan para pengurus” terang Usep.

Dia menilai sistem penunjukan ini tidak fair. “Sebab, siapa yang secara emosional dekat dengan DPP, itu yang berpeluang menjadi pengurus,” imbuhnya.

Dalam AD/ART baru, juga tak ada batasan bagi seseorang untuk menduduki jabatan ketua, “Bisa dua, tiga, empat periode atau lebih,” kata Usep.(tbs)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

BKPSDM Purwakarta Sebut Ujian Dinas dan UPKP Berbasis CAT

Daerah

Kapolda Banten Minta Pihak KRL dan Penumpang Patuhi Protokol Kesehatan

Daerah

Pemkab Purwakarta Siapkan 36 Ton Beras Premium Bagi Warga Miskin

Daerah

Gugus Tugas Apresiasi Penyelengaraan Ibadah Dengan Protokol Kesehatan

Daerah

Bhabinkamtibmas Polsek Krembung Bagi Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Daerah

Kunker Kapolda Jatim ke Polres Gresik Terkait Penanganan Covid – 19

Daerah

Pemkab Sidoarjo Usulkan Transisi New Normal

Daerah

HUT Bhayangkara ke 74, Kapoles Karawang Pimpin Upacara dan Tulis Buku Tamu Di Taman Makam Pahlawan