Home / Hukum & Kriminal / Media Sosial

Kamis, 17 September 2020 - 12:15 WIB

Hina Bupati Ogan Ilir Di Medsos Linda Adithya Ridho Dilaporkan ke Polisi

MATAKITA.ID | Tim Hukum Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam melaporkan pemilik akun Linda Adithya Ridho ke Polres Ogan Ilir, Rabu (16/09/20).

Laporan polisi tersebut ditujukan atas dugaan melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam.

Akun Linda dianggap menghina Bupati Ilyas melalui media sosial Facebook. Dengan sengaja mengunggah dan menyebarkan gambar meme editan wajah bupati di laman komentar akun grup facebook OIMP.

BACA JUGA :  Aksi Begal di PALI Makin Menggila, Korban Diacungkan Pistol dan Ditusuk

Sebagaimana di lansir tribunpos jejaring matakita.id, Erik Estrada, SH selaku kuasa hukum Bupati Ilyas mengatakan, dirinya didampingi Dedy Heryansyah mendatangi langsung Polres Ogan Ilir, dan telah membuat Laporan Polisi sesuai dengan Surat Tanda Terima Laporan dengan Nomor : STTLP:B/297/IX/2020/SPKT RES OGAN ILIR tanggal 16 September 2020.

“Kami Tim Hukum dari HM. Ilyas Panji Alam telah membuat laporan polisi atas nama terlapor Linda Adithya Ridho. Kami juga telah memberikan keterangan awal, alat bukti dan menyodorkan beberapa nama saksi ke polisi,” ujar Erik dalam siaran persnya.

BACA JUGA :  Sebelum Dilimpahkan Ke Kejaksaan, Tahanan Narkoba Polres Purwakarta Jalani Rapid Test

Erik berharap, laporan polisi ini segera ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian Resort Ogan Ilir, sehingga dapat memberikan pelajaran dan edukasi hukum ke masyarakat agar menggunakan media sosial dengan bijak dan cerdas.

“Postingan tersebut berisikan gambar meme yang menghina Bupati Ilyas dan dapat menimbulkan permusuhan individu atau kelompok. Untuk kedepan, hal demikian jangan sampai terulang lagi, buat siapa pun itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Diduga Bandar Narkoba, Oknum Anggota DPRD Palembang Asal Fraksi Golkar Ditangkap BNN

Atas perbuatannya, Linda bakal dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) dan/atau pasal 45 ayat (3) KUHP undang-undang No 19 tahun 2019 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (syaiful jabrig)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Majalengka Jadi Narasumber Pengendalian Karhutla

Hukum & Kriminal

Merasa Kebal Hukum, Pengusaha Galian Tanah Merah Trobos Police Line

Hukum & Kriminal

Kapolres Purwakarta: Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja

Hukum & Kriminal

Mencuri Di Masjid, Desi: Saya Mencuri Buat Bayar Hutang

Daerah

Ditbinmas Polda Banten Ajak Warga Taktakan Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Hukum & Kriminal

Layaknya Preman! M. Hilman Nurzaman, Kades Pasirmunjul Purwakarta Tinju Wartawan

Daerah

Aktivis Sumsel Desak Polda Sumsel Ambil Alih Kasus OTT Oknum Projo

Hukum & Kriminal

Kapolres Majalengka Jenguk Korban Selamat Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 150,700