Home / Nasional

Jumat, 10 Januari 2020 - 19:21 WIB

Jokowi Sambut Baik Usulan Ridwan Kamil Terkait Penanganan Bencana

MATAKITA.ID | JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri rapat penanganan pascabencana banjir dan longsor di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/1/20). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Turut hadir sejumlah Menteri, kepala daerah, dan BNPB.

 

“Rapat hari ini, kita bersama-sama memikirkan secara komprehensif. Jadi, tidak perintah, ini deadline tanggal segini, tidak. Tapi, betul-betul semuanya saling mendengarkan tukar informasi mana yang saat ini harus dikerjakan,” kata Emil, sapaan Ridwan Kamil.

 

“Intinya urusan tanggap darurat harus segera selesai secepatnya dan kita sudah gerak, sekarang memasuki fase pembersihan sisa bencana oleh berbagai pihak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati Purwakarta Dukung Penuh Kabinet Baru

 

Sebelumnya, Emil menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan bencana tanah longsor untuk 6 daerah di Jabar melalui Keputusan Gubernur Jabar bernomor 362/KPP.13-BPBD/2020 terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan tanggal 7 Januari 2020.

 

Selain itu, Emil mengatakan, 10 dari 13 desa terisolasi akibat banjir dan longsor di Bogor sudah dapat diakses. Dia pun memastikan, pada dua hari kedepan, 3 desa lainnya yang masih terisolasi bisa dikunjungi. Dengan begitu, bantuan logistik ke-13 desa itu sudah mulai tersalurkan.

 

“70 persen yang terisolasi sekarang sudah terbuka dan sisa dua hari lagi bisa 100 persen. Jadi bantuan untuk yang terbuka sudah pakai darat, kecuali yang belum masih pakai helikopter seharinya 3 kali,” ucapnya.

Baca Juga :  Polisi Geledah Rumah Pelaku Bom Bunuh Diri

 

Menurut Emil, Presiden RI meminta kepada semua daerah untuk mewaspadai curah hujan tinggi pada 10-11 Januari 2020. “Kami diminta mengantisipasi tanggal 10-11 Januari. Kemungkinan bakal ada hujan besar, tapi mudah-mudahan tidak sebesar yang tanggal satu,” katanya.

 

Dalam rapat tersebut, Emil mengusulkan kepada Presiden RI untuk membuat badan koordinasi antar wilayah. Tujuannya supaya penanganan bencana bisa berjalan cepat dan tepat. Presiden RI, kata dia, menyambut baik usulan tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Serahkan Tiga Maskara di Pangandaran

 

“Agar tidak saling lempar, tapi dikelola oleh lembaga resmi yang nanti mengelola anggaran juga. Contohnya perlu membuat embung di Bogor, DKI Jakarta juga bisa menyumbang. Itu usulan saya ke Pak Jokowi dan beliau mengapresiasi, tapi keputusan ada di beliau,” ucapnya.

 

Emil juga berkata, pembangunan bendungan Sukamahi dan Ciawi di Bogor akan dipercepat. “Bendungan akan dipercepat dan bendungan baru juga akan dibangun. Mudah-mudahan bisa mengantisipasi baik di daerah Banten, Jabar, atau DKI Jakarta,” kata Emil mengakhiri.***

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Karyawan  PT KS yang ditangkap Densus  88  hanya Staf  Biasa

Nasional

TP4 Segera Dibubarkan ! Lebih banyak Mudarat daripada manfaatnya

Hukum & Kriminal

Ketua KPU Pastikan Wahyu Setiawan Sedang Jalani Pemeriksaan

Nasional

TKA China Tewas Terkena Ledakan Pipa Pertamina di Cimahi

Nasional

Polisi Maen Proyek Lapor ke Call Centre /WA 0813 8468 2019

Nasional

Nadiem Makarim: CSR Jangan Hanya Bangun Sekolah

Nasional

TNI Arahkan Armada Tempur ke Perairan Natuna

Nasional

Pendaftaran CPNS 2019 Resmi dibuka. Dan ini Daftar Gaji PNS