Kapolda Jateng: Tidak Ada Ruang Untuk Terorisme Dan Radikalliseme, di Wilayah Polda Jateng | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Hukum & Kriminal / Nasional

Kamis, 1 April 2021 - 10:11 WIB

Kapolda Jateng: Tidak Ada Ruang Untuk Terorisme Dan Radikalliseme, di Wilayah Polda Jateng

MATAKITA.ID | BOYOLALI – Pelatihan Ketangkasan Lapangan Brigade Mobile Anggota Satbrimob Polda Jateng Tahun Anggaran 2021, selama satu hari. Resmi dibuka Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, di Gunung Kendil, Kabupaten Boyolali, Kamis (1/4/21), dengan diikuti peserta dari Satbrimob Polda Jateng.

Dalam Pembukaan tersebut, selain Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, ikut hadir, Bupati Boyolali yang diwakili Wakil Bupati, Dandim Boyolali yang diwakili oleh Kasdim, Karoops Polda Jateng, Dansat Brimobda Jateng, Kapolresta Surakarta, Kapolres ex Wil Surakarta, dan PJU Polda Jateng.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, mengatakan, dalam rangka menghadapi kerawanan dari radikalisme dan ancaman terorisme, yang sekarang ini sedang terjadi. Sehingga Satbrimob dapat dijadikan pemukul dalam situasi apapun.

BACA JUGA :  Journalist Fokus Berita Dianiaya Oknum Ormas

“Tujuan digelar latihan Ketangkasan Satbrimob Polda Jateng ini, selain untuk mengasah dan keahlian anggota Satbrimob. Juga sebagai pemukul pada saat situasi apapun dan dimanapun,” Kata Kapolda Jateng.

Lebih penting lagi, lanjut Kapolda, dengan adanya latihan ini, pasukan Brimob bisa diandalkan dalam memberikan jaminan keamanan terhadap masyarakat dan kegiatan kegiatan kepolisian dari acaman terorisme serta radikalisme di jawa tengah.

Kapolda juga menambahkan, tidak ada ruang dan tempat bagi terorisme dan radikalisme di Jawa Tengah. Untuk itu, Satbrimob Polda Jateng menjadi andalan bagi Polda Jawa Tengah dalam memberantas terorisme.

“Kita tidak ada toleransi dengan terorisme, dan tidak ada ruang untuk terorisme di wilayah Polda Jateng. Hal ini sangat penting dilakukan ada pelatian ini,” Jelas Kapolda Jateng.

BACA JUGA :  Satnarkoba Polda Jabar Berhasil Amankan 300 Pohon Ganja Di Desa Wanacala Songgom Brebes

Sebagai pasukan khusus di jajaran institusi Polri, Kata Kapolda, korps brimob harus dapat menjalankan tugas dan tanggung Jawab dalam menanggulangi situasi darurat, membantu tugas-tugas kepolisian kewilayahan serta dituntut mampu menangani kejahatan intensitas tinggi terorganisir, bersenjata api dan bahan peledak, salah satunya ancaman Terorisme ini.

“Tugas ini merupakan tugas dari personel Brimob, yang harus dibuktikan dengan kemampuan prima serta pengabdian tulus ihklas kepada masyarakat bangsa dan negara, melalui implementasi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat demi terwujudnya keamanan dalam negeri ini dari terorisme dan radikalisme,” terang Ahmad Luthfi.

BACA JUGA :  Reformasi Birokrasi Juara, Seluruh OPD Jabar Tanda Tangani Pakta Integritas

Kapolda juga menghimbau kepada Anggota Polri khususnya Polda Jateng beserta jajarannya, untuk selalu waspada dan jeli, baik diluar tugas maupun saat bertugas di jajaran Polda Jateng. Hal ini untuk mewujudkan sosok brimob yang trengginas, terampil dan mahir dalam tugas.

“Terkait aksi terorisme kemarin sore, pelayanan kepolisian tetap berjalan. Saya juga meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan panik dan risau, kepolisian Polda Jateng, tidak akan memberikan tempat dan ruang kepada Terorisme,” ungkapnya. (Saibumi)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Sejumlah Pelabuhan Sediakan Layanan Pemeriksaan Ge-Nose C19

Hukum & Kriminal

Gencar Operasi Yustisi, Petugas Gabungan di Batang Ingatkan Prokes ke Masyarakat

Ekonomi

Binmas Bersama Dengan Kelompok Tani Buka Lahan, Melalui Program TERAPI

Hukum & Kriminal

Ditemukan Nama 100 PSK pada Kasus Prostitusi Online Finalis Putri Pariwisata

Hukum & Kriminal

Pemdes Bolo, TP PKK Desa Bolo Salurkan Bantuan Pada Warga Korban Banjir

Hukum & Kriminal

40 Narapidana Dipindahkan Ke Lapas Perempuan Medan

Hukum & Kriminal

210 Prajurit Wijayakusuma Naik Pangkat

Hukum & Kriminal

Mediasi Keluarga Sakoni Terkait Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis Dengan Pemilik Akun Facebook Yang Juga Wartawan Ditolak.
%d blogger menyukai ini: