Kapolda Jatim Ingatkan Industri Tangguh Wajib Tingkatkan Fasilitas Protokol Covid19 | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Daerah

Selasa, 16 Juni 2020 - 20:27 WIB

Kapolda Jatim Ingatkan Industri Tangguh Wajib Tingkatkan Fasilitas Protokol Covid19

MATAKITA.ID|Madiun, Kapolda Jawa timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, serta didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah. Melanjutkan perjalanannya ke Industri Tangguh yang berada di Kabupaten Madiun.

Industri Tangguh yang dikunjungi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya yakni, PT. Digjaya Mulia Abadi selaku Mitra Produksi Sigaret Jalan raya Tiron, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M,Si menyatakan, bahwa kami bersama Pangdam V Brawijaya datang disetiap Industri Tangguh di Jatim. Terutama disetiap pabrik rokok yang memang menjadi perhatian khusus dan sudah menjadi catatan. Seperti di rungkut dan tulungagung, kami tidak ingin menjadi persoalan baru di PT. Digjaya Mulia Abadi menjadi klaster baru, Karena setiap karyawan disini tidak ada jarak saat bekerja dan karyawan jaraknya sangat dekat.

BACA JUGA :  Setiap Hari, Upaya Cegah Penyebaran Covid 19 Terus Mendapat Perhatian Serius Dari Kapolres Subang

“Setiap Industri Tangguh di Jawa Timur, harus bisa menerapkan Physical Distancing dan Social Distancing atau jaga jarak untuk setiap karyawan, seperti di PT. Digjaya Mulia Abadi selaku Mitra Produksi Sigaret agar tidak ada klaster baru disaat pandemi Covid19,” kata Kapolda Jatim, Selasa, (16/6/2020).

BACA JUGA :  Pembangunan Kios Belum Dibayar, Penataan Lahan Parkir Mall Pelayanan Publik Dipertanyakan?

Kapolda menambahkan, jika jumlah karyawan di PT. Digjaya Mulia Abadi sebanyak 800 orang, seharusnya pihak pabrik bisa memperkerjakan karyawannya separoh atau 50 persen dari total keseluruhan, tambahnya.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah menyebutkan, semua kawasan Industri harus bersih dari Covid19. Selain itu, perlu menjalankan protokol kesehatan dan terlebih lagi menghadapi New Normal.

“Kehidupan baru ini tidak semuda yang kita bayangkan, karena kita tidak menjalani kehidupan yang tidak biasa, seperti memakai masker yang merasa risih, tidak biasa jaga jarak karena budaya kita gotong royong dan bekerja sama,” ucap Pangdam V Brawijaya saat berikan sambutan.

BACA JUGA :  Gerakan 3M di Pintu Masuk Mako Polres Subang Terus Dilakukan Dalam Rangka Pencegahan Covid 19

Terkait dengan lingkungan di area pabrik, juga harus disiapkan tempat cuci tangan sesuai dengan protokol kesehatan. Namun, tempat cuci tangan di PT. Digjaya Mulia Abadi. Masih belum sebanding dengan jumlah karyawan yang hampir 800 orang, sebutnya.

Sementara untuk Rapid tes kepada karyawan dirasa sudah cukup bagus, namun Rapid tes belum menjadi jaminan bahwa orang tersebut sehat dan perlu dilakukan Test Swab bagi setiap karyawan, pungkasnya. (ich)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Cirebon Gencar Edukasi dan Sosialisasi 3M kepada Masyarakat

Daerah

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Jabar Kunjungi Kawasan Rumah Pangan Lestari

Daerah

Polsek Panyingkiran Razia Warga Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Daerah

Laporkan Aksi Pembakaran Bendera PDIP, Ratusan Kader Banteng Datangi Polres Purwakarta

Daerah

Laksanakan Ops Lilin Lodaya, TNI/Polri Di Polres Majalengka Kompak Jaga Suasana Nataru

Daerah

Laksanakan Ops Lilin Lodaya 2020, Polres Indramayu Dirikan Pos Pengamanan Dititik Keramaian

Daerah

Polres Ciamis Semakin Gencar Sampaikan Himbauan 3M Ke Masyarakat

Daerah

Sat Polair Polres Subang Melaksanakan Sosialisasi 3M 1T dan AKB Kepada Masyarakat Pesisir dan Nelayan
%d blogger menyukai ini: