Home / Advertorial / Daerah / Ekbis / Wisata

Kamis, 20 Februari 2020 - 21:15 WIB

Keramik Plered Rambah Pasar Mancanegara

MATAKITA.ID | PURWAKARTA – Produk kerajinan Keramik Plered merupakan satu dari beberapa ikon kerajinan di Kabupaten Purwakarta. Pusatnya, terletak di Desa Anjun, Kecamatan Plered, kerajinan dari tanah liat itu, kini sudah dikenal di sejumlah negara.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, selama ini Litbang Keramik Plered memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari luar maupun dalam kota. Terutama, pelajar yang ingin mengetahui cara dan teknik pembuatan kerajinan kriya.

“Selain sebagai sarana penelitian, litbang ini juga menjadi lokasi wisata edukasi. Di lokasi ini, pengunjung juga bisa sekaligus belajar cara membuat berbagai kerajinan kriya. Kebanyakan, yang datang itu pelajar,” kata Ambu Anne, kepada awak media, Kamis (20/2).

Baca Juga :  Ancam Warga, Oknum Kadus Tempirai Utara Sunat Dana BLT 20 Ribu

Dengan adanya Litbang Keramik Plered sebagai sarana wisata dan edukasi, ia berharap kerajinan kriya khas Purwakarta ini bisa lebih dikenal luas dan disukai para generasi muda. “Sehingga, kedepan ada regenerasi para pembuat kerajinan tangan tersebut,” ujarnya.

Sementara, Penjabat Kepala Desa Anjun, Mulya Sepa mengatakan, pengrajin keramik di wilayahnya banyak mengahasilkan produk keramik pada jenis fungsi dan hias.

“Mulai dari perlengkapan rumah tangga, pot bunga hingga hiasan dan kerajinan. Ada yang berbentuk hewan, buah – buahan, bola dan aneka guci,” kata Pjs Kades Anjun.

Baca Juga :  [OPINI] Merubah Pancasila Adalah Tindakan Makar

Ia juga mengatakan, pihaknya mendorong agar para perajin gerabah keramik di Desa Anjun terus melakukan inovasi dan desain untuk mengikuti tren dan permintaan pasar. Tentunya hal itu, atas dasar bimbingan dari Balai Keramik Plered atau kini lebih dikenal dengan UPTD Sentra Keramik Plered.

“Selain desain bentuk, pengrajin juga terus berinovasi dalam teknik pewarnaan dan finishing terlebih untuk keramik dengan target pemasaran ke luar negri atau untuk diekspor,” katanya.

Baca Juga :  Hasil Tes SKD CPNS Diumumkan Akhir Maret

Disisi lain, Kepala UPTD Sentra Pengembangan Keramik Plered, Mumun Maemunah mengatakan, pada tahun 2019 lalu, puluhan ribu gerabah keramik telah di ekspor dengan tujuan Amerika, Polandia dan Inggris. “Sementara di awal tahun 2020 ini ribuan gerabah keramik telah di ekspor ke India,” kata Mumun.

Untuk mencegah hilangnya regenerasi perajin, pihak UPTD sudah menggelar pendampingan melalui kementerian perindustrian untuk regenerasi dan desain. “Mudah – mudahan keramik Plered tetap eksis dan menjadi kebanggan Purwakarta,” ujarnya.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
100 %

Share :

Baca Juga

Daerah

Masa Kejayaan Neng Supartini Sudah Habis?

Daerah

Polres Purwakarta Ringkus 11 Tersangka Narkoba

Daerah

Meyeberangi Danau Dengan Perahu, Pemdes Galumpit Salurkan BLT DD Door To Door

Ekbis

Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen

Daerah

Kadin Jatim Dorong Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Ditingkatkan

Ekbis

Pemda Provinsi Jabar Bahas Proyek Investasi di Indramayu

Daerah

Waspada Corona, Gubernur Ajak Hafidz Doakan Jatim

Daerah

Purwakarta Raih WTP Lima Tahun Berturut – Turut