Home / Daerah / Ekbis / Media Sosial

Senin, 24 Februari 2020 - 22:10 WIB

Kereta Api, Transportasi Masa Depan Jawa Barat

MATAKITA.ID | BOGOR – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar akan mengembangkan sistem transportasi massal berbasis rel guna meningkatkan konektivitas, aksesibilitas, dan mobilitas antar-wilayah serta penataan daerah.

Kepala Dishub Jabar Hery Antasari memastikan, pihaknya akan merevitalisasi dan mengaktifkan kembali jalur-jalur rel kereta api yang sudah ada. Hal itu dilakukan untuk memperbaiki prasarana transportasi kereta api.

Menurut Hery, ada sejumlah jalur rel kereta api yang akan diaktifkan kembali maupun direhabilitasi. Mulai dari jalur Cibatu-Garut-Cikajang, Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari, Bandung-Ciwidey, Banjar-Pangandaran-Cijulang, sampai Cianjur-Sukabumi-Padalarang.

“Cibatu-Garut dalam tahap perizinan untuk uji kelayakan. Apakah memang sudah layak untuk dioperasikan atau masih ada perbaikan-perbaikan. Progres jalur lain bervariasi. Tapi, kami pastikan semua jalur sudah dipetakan dan dipatok,” kata Hery di Kota Bogor.

Baca Juga :  PKB Berinisiasi Panggil Ambu-Aming

“Jalur Bogor-Sukabumi-Cianjur akan dikembangkan menjadi double track railway. Sedangkan, Cianjur-Padalarang yang nanti terhubung ke Bandung sedang dalam proses. Ada tanjakan curam di jalur lama. Maka, kami akan membuat jalur baru melingkar,” imbuhnya.

Hery mengatakan, pihaknya akan membangun konektivitas bebasis rel ke pusat kota melalui pembangunan kereta lokal yang menyambungkan Stasiun Tegalluar ke Stasiun Cimekar. Itu dilakukan sebagai upaya membangun konektivitas kereta api cepat Jakarta-Bandung.

“Kemudian, kita juga melakukan angkutan berbasis rel, bisa monorail, LRT, maupun cable car. Itu tergantung feasibility study-nya ke arah teknologi yang mana. Kita juga akan membantu dan memfasilitasi pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung oleh pemerintah pusat,” katanya.

Perencanaan pengembangan sistem transportasi massal berbasis rel terus dimatangkan Dishub Jabar. Karena kereta api, dengan berbagai keunggulan seperti tepat waktu dan minim kecelakaan, akan menjadi transportasi masa depan.

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Terus Gencarkan Larangan Balap Liar

“Kereta api bisa untuk transportasi barang, orang. Kemudian, kereta api punya keunggulan dengan. Waktu tempuh pasti. Lalu, bisa membawa barang dengan muatan yang lebih besar. Satu gerbong itu setara dua kontainer,” ucapnya.

“Apalagi Jabar punya keindahan alam yang bagus di sepanjang jalur kereta api. Kita bisa menikmati alam, waktu tempuh pasti, kecelakaan minimal,” tambahnya.

Supaya pengembangan sistem transportasi berbasis rel berujung pada laju ekonomi yang lebih cepat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata Hery, Dishub Jabar terus melakukan studi kelayakan. Dengan begitu, Dishub Jabar tahu mana yang menjadi prioritas dalam pengembangannya.

“Kita akan menyambungkan moda-moda transportasi secara terintegrasi. Untuk kereta api, Stasiun Patimban akan kita sambungkan kereta api juga. Bandara Kertajati akan disambungkan kereta api,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur dan Forkopimda Tetapkan Masa Himbauan PSBB Tiga Hari

“Konektivitas itu prinsipnya laju perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Makanya kita juga ada perhitungan. Untuk membangun ini, mana yang didahulukan dengan melakukan studi kelayakan,” tambahnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyambut baik reaktivasi rel kereta api menuju Garut. Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– pun optimistis perekonomian Garut akan meningkat.

“Kereta api sekarang sudah tembus lagi sampai pusat kota Garut. Ekonomi Jakarta-Bandung-Garut akan meningkat. Kereta inspeksi kemarin disambut meriah dan antusias oleh warga. Mari berpiknik ke sana sambil membeli oleh-oleh dodol Garut, domba Garut, jeruk Garut,” tulis Kang Emil di akun instagramnya.***

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Karawang Cenderung Meningkat

Daerah

Warga Purwakarta Alihkan Bantuan dari Gubernur Jabar

Daerah

Jelang Ramadhan, Kapolresta Sidoarjo Cek Pelayanan Posko Mudik dan Covid-19 di Terminal Bungurasih

Daerah

Polsek Kiarapedes Pastikan Tempat Wisata Patuhi Protokol Kesehatan

Daerah

Jelang Idul Fitri! Kapolres, Dandim dan Bupati Blitar Sidak ke Pasar, Rumah Sakit dan SPBu

Daerah

Herman Deru Apresiasi Kepedulian Yayasan Kanker Anak Sumsel

Daerah

Pemkab Purwakarta Diam, Sejumlah Tempat Hiburan Malam Tetap Beroperasional

Daerah

Pertahankan Zero Konflik di Muba, Bupati Dodi Reza Silaturahmi ke BIN Sumsel