Marak Galian C diduga Ilegal di Lahan PTPN II Deliserdang | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Daerah / Hukum & Kriminal

Selasa, 17 November 2020 - 12:37 WIB

Marak Galian C diduga Ilegal di Lahan PTPN II Deliserdang

MATAKITA.ID | Kegiatan pengerukan tanah yang dilakukan oleh beberapa orang di Jl Rambutan, Desa Sambe Rejo Timur, Kecamatan Percut Seituan Deliserdang Sumatera Utara diduga Ilegal dan membuat jalan aspal Hitam sepanjang Jln Rambutan berceceran tanah bekas jatuhan dari Truk pengangkut yang melintasi jalan tersebut.

Pantauan tim wartawan online (16/11/2020) di lokasi galian, terlihat eskavator ber cat kuning dan sejumlah truk pengangkut sedang beroperasi mengorek dan memindahkan tanah ke truk Fuso pengangkut tanah.

BACA JUGA :  Dandim 0619/Purwakarta Ingatkan Personelnya Agar Terapkan Prokes

Informasi yang dihimpun sementara bahwa lahan yang di jadikan objek galian diduga lahan milik PTPN II Tanjung Morawa.

Tidak ada petunjuk papan informasi disana tentang legalitas Galian dari pejabat berwenang.

Disinyalir galian itu merupakan pekerjaan orang-orang yang hanya menguntungkan diri sendiri tanpa mempertimbangkan dampak kerusakan lingkungan disana.

Jika benar galian itu tidak memiliki ijin resmi dari pejabat setempat, bukan tidak mungkin akan berakibat kerusakan lingkungan dan kesehatan warga setempat seperti banjir, dan kerusakan jalan yang dibangun pemerintah Deliserdang sebab truk Fuso yang mengangkut tanah tersebut dapat mengakibatkan tidak mampunya jalan aspal menopang beban truk-truk yang melintas.

BACA JUGA :  Dandim 0808/Blitar Serahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada Warga Yang Terdampak Covid-19

Diperkirakan ada puluhan unit truk setiap harinya mengangkut tanah keluar dari galian tersebut dan belum diketahui kemana tanah-tanah itu di tampung.

Saat ditanya kebanaran lahan, melalui sambungan telepon, Humas PTPN II mengatakan belum mengetahui lahan yang dimaksud milik PTPN II atau tidak dan mengatakan harus mengecek terlebih dahulu ke lapangan.

BACA JUGA :  Wakapolda Jabar Kembali Cek Ops Yustisi Diwilkum Polres Bogor

Pemerintah Deliserdang dan PTPN II diharapkan turun langsung secepatnya melakukan pemeriksaan perijinan dari galian tersebut agar dapat mengantisipasi kerugian yang lebih besar jika galian itu tetap dibiarkan.

Hingga berita ini di publikasikan awak media belum berhasil mendapatkan klarifikasi dari pemilik galian dan pemerintah setempat.

(BS/ Ich)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Hari Korpri, Bupati Purwakarta Bongkar 7 Rumah ASN Purwakarta

Hukum & Kriminal

Kodam XII/Tpr Laksanakan Pembekalan PPKM Skala Mikro dan Sosialisasi Aplikasi Silacak

Daerah

Ops Yustisi Polres Cirebon Kota Dilaksanakan Secara Mobile Dengan Sasarsn Pertokoan

Hukum & Kriminal

Menhub Gelar Pertemuan Bahas Antisipasi Kepadatan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok Biro Komunikasi dan Informasi

Daerah

Touring Keliling Kota Banjar, Polres Banjar Bagikan Paket Sembako

Hukum & Kriminal

Gelar Operasi Pekat, Polisi Amankan Sekelompok Pemuda Yang Tengah Pesta Miras

Daerah

Kunjungi Kampung Tangguh di Sidoarjo, Kapolda Jatim: RT dan RW Harus Berperan Aktif Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19

Daerah

Resmikan Gudang Sayur Kamtibmas di Medan, Kabaharkam Polri Serukan Persatuan di Tengah Pandemi
%d blogger menyukai ini: