Home / Daerah / Politik

Senin, 17 Februari 2020 - 16:52 WIB

Masa Kejayaan Neng Supartini Sudah Habis?

MATAKITA.ID | PURWAKARTA – Desakan Asep Saepul Millah agar DPC PKB Purwakarta dipimpin figur baru, tak terlepas dari kiprah kepemimpinan Neng Supartini yang dinilai kurang membumi.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah kader DPC PKB Purwakarta menyebutkan, selama dipimpin Neng Supartini, terjadi gap antara PKB dengan NU. Neng dinilai tak memiliki kedekatan dengan kalangan tokoh NU Purwakarta.

“Sejumlah tokoh NU Purwakarta yang dulu aktif di PKB, bersedia aktif kembali membesarkan PKB. Syaratnya, PKB tidak dipimpin lagi oleh Neng Supartini,” ujar salah seorang pengurus DPC PKB.

Baca Juga :  Acara Puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2019 Diselenggarakan di Jatiluhur

Selain tak dekat dengan kalangan ulama, Neng juga dinilai tak mampu memberdayakan kader dan tak mengedepankan musyawarah dalam menentukan keputusan partai.

“Misalnya, saat mengusung pasangan calon dalam Pilkada Purwakarta 2018, para kader tak dilibatkan. Penentuan mengusung pasangan cukup dalam rapat fraksi di gedung DPRD,” katanya lagi.

Neng juga dinilai gagal dalam upaya pengkaderan dan pendidikan politik di internal PKB, “Ya, pendidikan politik tak jalan. Padahal, untuk pendidikan politik, kan kita mendapat dana bantuan parpol yang 60 persen diantaranya untuk keperntingan itu,” katanya.

Baca Juga :  Pesta Sabu, Seorang Wiraswastawati di Tangkap Polisi

Saat ini, Neng Supartini masih memimpin DPC PKB Purwakarta. Dia sudah dua periode menjadi orang nomor satu di parpol nahdiyin ini.

Konon, dia siap kembali memimpin PKB jika diberi amanah. Namun sejumlah kader berkehendak lain. Mereka menginginkan figur yang mampu membawa PKB ke arah yang lebih baik.

Baca Juga :  Bantuan Datang, Korban Banjir Lahat Ucapkan Terimakasih ke Gubernur Sumsel

Sekretaris DPC PKB Purwakarta Usep Solihin mengatakan, Neng Supartini secara politis diuntungkan dengan adanya AD/ART baru hasil Muktamar Bali.

AD/ART yang menyatakan pemilihan pengurus adalah kewenangan DPP dan tak adanya batasan periode kepemimpinan, membuat Neng kembali berpeluang. “Tapi kita lihat saja nanti, apakah PAC-PAC akan mengusulkan Neng atau tidak,” kata Usep.(tbs)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Iwapa Pasar Jumat Masih Harus Menunggu Instruksi Sekda

Daerah

Ridwan Kamil: HPN 2022 Harus Di Bandung

Daerah

Kasat Lantas Polres Purwakarta Diserahterimakan

Daerah

Ambu Anne : Menjaga Lingkungan Merupakan Komitmen Bersama

Daerah

Imlek Untuk Kedamaian Umat Beragama di Purwakarta

Politik

Dicky Darmawan, SH, M,Hum: SOTK Setwan Akan Disesuaikan

Daerah

Pemohon KIA di Disdukcapil Membludak

Daerah

8 % Penduduk Purwakarta Mengalami Stunting