Melalui Ritual Panjang, Akhirnya Siluman Penghuni Pohon Kiara Desa Cikaobandung Setuju Dipindahkan | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Religi & Misteri

Kamis, 3 September 2020 - 07:21 WIB

Melalui Ritual Panjang, Akhirnya Siluman Penghuni Pohon Kiara Desa Cikaobandung Setuju Dipindahkan

MATAKITA.ID | Manusia diciptakan Allah sebagai mahluk yang lebih sempurna. Akan tetapi, manusia kerap katakutan dengan keberadaan makhluk gaib, terlebih jika mereka menampakkan diri.

Berbagai cerita muncul di masyarakat bahwa makhluk- mahluk gaib memiliki tempat tinggal tertentu di sekitar lingkungan manusia, seperti di hutan, goa-goa, laut dan pepohonan.

Beberapa tempat itu, diyakini menjadi tempat yang disukai oleh mahluk tak kasat mata itu. Salah satunya adalah pohon Kiara yang berada disekitar makam Ama Gurutongoh.

Dimana 3 bulan yang lalu pohon tersebut heboh dengan adanya kemunculan siluman maung penungu makam Ama guru tongoh yang konon sering menampakan diri disekitar proyek tersebut.

Rabu (02/09/2020) pohon kramat ini akan ditebang. Adapun proses penebangan pohon tersebut harus melalui beberapa tahapan.
Dengan menjalankan proses Ritual Tawasul untuk penebangan pohon Kiara yang terkena Jalur Proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), di pemakaman Desa Cikaobandung Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta yang di kerjakan Kontraktor PT Wijaya Karya (Persero),Tbk berjalan lancar.

BACA JUGA :  Jatim Menjadi Role Mode "Kampung Tangguh" Polda Lainnya

Perwakilan Kontraktor PT Wijaya karya (Wika) KCIC wilayah Jatiluhur
Bambang mengatakan setelah adanya kesepakatan antara kontraktor PT Wika dan pihak pemerintahan desa Cikaobandung untuk proses penebangan pohon Kiara yang terkena Jalur kereta cepat Bandung Jakarta.

Menurutnya, meginggat pohon Kiara tersebut merupakan tempat berteduh para penjiarah yang datang ke pemakaman makanya pihak kontraktor telah membangunkan saung pengganti untuk berteduh.

Selain dari itu ini merupakan bagian dari progres buat kontraktor untuk mengerjakan jalur proyek kereta cepat tersebut supaya bisa di kerjakan. Alhamdulilah atas Rihdo Allah, penebangan pohon kramat ini tidak Ada halangan atau cerita mistis yang rame dibicarakan dikalanagan masyarakat.

BACA JUGA :  Berbagi Terhadap Sesama, Ini Yang Dilakukan Polwan Polsek Medan Helvetia Selama Ramadhan 1442 H

“Semoga dengan keiklasan kita bersama tidak ada kendala kita hormati Jasad Leluhur kita walaupun sudah berupa tulang dan kain kafan yang lusu …kita makamkan sesuai Jasad yang pada umumnya,” ujar pria kelahiran Jember itu.

Pj Kepala desa Cikaobandung, Hendra Setiawan menambahkan, proses penebangan pohon Kiara tersebut berdasarkan kesepakatan antara pihak Wika dan perangkat desa dan para sesepuh Cikaobandung.

Masih kata PJ Hendra, dengan penebangan pohon tersebut dirinya merasa plong tidak ada beban yang mengganjal dihati dan dijalani dengan hati yang iklas dan tak lupa dirinya mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak terutama kepada masyarakat dan pihak Wika yang ikut serta dalam pengerjaan penebangan pohon kramat tersebut.

BACA JUGA :  Presiden RI Perintahkan Segera Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pasca Gempa Di Jawa Timur.

Sementara itu, menurut kisah orang yang melakukan penebangan pohon kiara tersebut mengaku kaget karena saat naik ke atas pohon untuk melakukan proses pemotongan tiba – tiba ada sarang tawon.

“Aneh, tadi gak ada sarang tawon,” katanya. Tak cuma itu, jelasnya, setelah pohon itu roboh sarang tawon itu tiba – tiba hilang bak ditelan bumi.

Salah seorang sesepuh desa menuturkan, bahwa para siluman atau penunggu pohon keramat itu telah setuju mereka dipindahkan ke salah satu tempat. Dan ghaib – ghaib yang ada disana meminta penebangan harus dilakukan pada hari Rabu. (saepul)

Happy
Happy
20 %
Sad
Sad
5 %
Excited
Excited
10 %
Sleepy
Sleepy
5 %
Angry
Angry
5 %
Surprise
Surprise
55 %

Share :

Baca Juga

Daerah

Mbah Jawer, Sang Penguasa Waduk Jatiluhur

Daerah

Polres Majalengka Terus Lakukan Pengamanan dan Himbauan Penerapan Prokes Kepada Jemaat Di Sejumlah Gereja

Daerah

Saudi Arabia Stop Visa Umrah, 120 Orang Asal Purwakarta Terancam Gagal Umrah

Daerah

Kabid Humas Polda Jabar: Taqwa dan Sabar Merupakan Amal Sholeh Membuat Seseorang Selalu Dalam Lindungan Allah SWT

Nasional

Mina Vision Dapat Dukungan Dari Gus Nuril

Religi & Misteri

Yonif 725/Woroagi Gelar Peringatan Isra Mi’raj Tingkatkam Keimanan Dan Ketaqwaan

Religi & Misteri

Kembali, LSM PAKEM Kota Tegal Santuni 80 Anak Dhuafa

Daerah

Santri Didorong Peduli Pembentukan Keluarga Berkualitas
%d blogger menyukai ini: