Home / Media Sosial

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 15:14 WIB

Netizen Purwakarta “Ngamuk” di Medsos Terkait Berita Corona. Ini Komentar mereka…

MATAKITA.ID | Tugas wartawan salah satunya sebagai penyampai informasi ke masyarakat luas. Tentunya dengan fakta dan berimbang. Artinya, kebenaran berita itu sangat dijamin karena telah memenuhi kaidah-kaidah jurnalistik.

Namun terkadang netizen salah menilainya. Bahkan mereka tak segan – segan menghujat dengan kata atau umpatan kotor kepada awak media.

Sebagai contoh, merespon terkait kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Purwakarta, Para netizen di media sosial justru seperti tidak takut terhadap virus yang biasa disebut Corona itu.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Yang dikatakan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengungkapkan, hari Jumat 14 Agustus 2020 kemarin jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya mencapai 37 orang.

“Ini menjadi jumlah tertinggi pasien positif di wilayah Kabupaten Purwakarta, sejak wabah ini merebak pada awal Maret 2020 lalu,” kata Anne, kepada awak media, di Gedung Bakorwil, Jumat (14/8/2020) kemarin.

BACA JUGA :  Dapat Bantuan dari Pusat, Kini Pemkab Purwakarta Bisa Tes Swab Secara Mandiri

Mendengar kabar tersebut, para netizen di media sosial (medsos) justru berkata lain, Netizen sepertinya sudah bosen mendengar kabar terkait Covid-19 di Purwakarta.

Seperti posting pemberitaan yang di unggah oleh akun Facebook Matakita.id yang di share ke beberapa Group Facebook pada Sabtu (15/08/2020) dengan Judul “Bupati Purwakarta : 37 Warga Purwakarta Terkonfirmasi Positif Corona” dihujani beberapa komentar miring dari netizen.

Misalnya, komentar dari akun facebook bernama Budi Doank itu menyebut bahwa pemberitaan yang diunggah itu merupakan berita hoax dan info yang menyesatkan.

“Berita hoax .info yg menyesatkan,” tulis akun Budi Doank dalam kolom komentar.

Sementara, di group lain dengan berita yang sama juga tidak kalah pedas komentar dari para netizen tersebut. Seperti akun Ndra Senju yang mempertanyakan seperti apa Corona itu.

BACA JUGA :  Kapolres Subang Harapkan Pengunjung Mako Tertib Prokes dan 3M

“Nu kumha corona teh (seperti apa Corona itu),” tulis Ndra Senju yang kemudian disambung oleh komentar dari Alexapinandya yang menuliskan, “Musingkeun wae,,,,,lah,,,(Bikin pusing aja lah)”. Tulis komentar itu dalam bahasa Sunda.

Tak sampai situ, netizen dengan akun Made Rahman juga ikut mengomentari terkait postingan berita tersebut. Ia menuliskan dalam kolom komentar “Bodo teuing rek sadunia sugan beunang kabeh (Bodho amat mau kena sedunia juga)”.

Kemudian, akun Ridzwan Ibienk menuliskan,”Teurame beritana eta wae mah (Tidak ramai berita itu terus)”, disambung oleh komentar dari akun Harry Kurniawan dengan menuliskan,”Basi”.

Belum lagi akun Fb Rulie Magribajah. Ia berkimentar “Mun aing bisa hyang newak da ka jelma nu apdet nu kituteh,,, aing kamana mana neangan korona eweh pisan dmna mna oge,,, tolol jelma teh,,

BACA JUGA :  Tekan Peredaran Narkoba, Polres Purwakarta Gelar Operasi Gabungan

Melihat respon netizen, sepertinya warga netizen sudah tidak peduli dengan pemberitaan mengenai Covid-19. Secara tidak langsung mengenai Covid-19, warga Purwakarta sudah tidak peduli atau justru kepercayaan publik Purwakarta terhadap gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Purwakarta sudah tidak ada.

Diketahui, Bupati Purwakarta juga menyampaikan adanya sejumlah klaster penyebaran di wilayah Purwakarta, diantaranya klaster Wanayasa di Desa wanasari. Aparat desa kepala desa dan camat kapolsek di desa tersebut sudah dilakukan isolasi atau lockdown untuk antisipasi penyebaran. Warga yang terdampaknya akan kita berikan bantuan sembako yang isolasi.

“Kemudian ada juga klaster industri di wilayah Kecamatan Jatiluhur dan klaster tenaga kesehatan di Puskesmas Pasawahan dan Puskesmas Kota, selain itu ada juga klaster Bungursari,” pungkasnya.(spt/red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Budaya

Kesenian Wayang Golek Mengharumkan Nama Purwakarta

Hukum & Kriminal

Menghina Nabi Muhammad SAW, Warga Kalijudan Diciduk Polisi

Daerah

Atalia kamil Ajak Pelajar Tangkal Hoaks Virus Corona

Lifestyle

Wagub Jabar : Gunakan Medsos untuk Memajukan Masyarakat dan Agama

Daerah

Dapat Bantuan dari Pusat, Kini Pemkab Purwakarta Bisa Tes Swab Secara Mandiri

Daerah

Kereta Api, Transportasi Masa Depan Jawa Barat

Hukum & Kriminal

Hina Bupati Ogan Ilir Di Medsos Linda Adithya Ridho Dilaporkan ke Polisi

Media Sosial

Seruling di Lembah Sunyi, Lagu Duka SBY untuk Bu Ani