Home / Daerah / Hukum & Kriminal

Selasa, 15 September 2020 - 15:03 WIB

Pengacara Keluarga Minta Polda Kawal Kasus Bripka Adhi

MATAKITA.ID | Kelanjutkan proses kasus pembunuhan anggota Polri oleh mafia tanah yang ada di Empat Lawang kembali di lanjutkan. Tim kuasa hukum berserta keluarga korban kembali mendatangi Ditreskrimum Polda Sumsel untuk meminta pengawalan kasus tersebut.

Hasil audiensi yang di lakukan keluarga berserta tim Mapolda Sumatera Selatan, Kuasa hukum Fedy Siswanto, S.H. didampingi Usman dari Law Office Misnan Hartono dan Fartners.

Kuasa hukum keluarga korban menemukan titik terang di mana terdapat point utama yaitu untuk melakukan uji forensik, agar kematian korban jelas penyebabnya.

“Kemarin belum sempat di lakukan uji forensik setelah kematian korban hanya di visum dan langsung di makam kan. Untuk uji forensik kita sedang menunggu persetujuan dengan pihak keluarga. Dan di harapakan kasus ini diselesaikan seadil-adilnya,” ujar Fedy didampingi Usman tim kuasa hukum korban Senin (14/9/2020).

BACA JUGA :  Korban "Hujan Batu" Tuntut Izin PT. MSS Dicabut

Tersangka terjerat pasal 339-340 KUHP tentang pembunuhan

Kasus ini sebenarnya berawal dari sengketa tanah, dan berakhir dengan keributan cekcok antara kedua keluarga dan mengakibatkan terbunuhnya korban.

“Kami juga berharap pihak kepolisian tidak melindungi pelaku utama dari otak pembunuhan ini, takutnya nanti jadi dendam turun menurun antar keluarga, dan diharapan pihak kepolisan bersikap netral tidak melindungi para pelaku baik itu anggota ataupun oknum-oknum di belakangnya,” kata Fedy.

Usai melakukan Audensi di ruang Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan, S.I.K, pihak polda sumsel di wakilkan oleh kasubid III jatanras polda sumsel kompol suryadi mengatakan bahwa pihak polda sumsel akan mengawal kasus tersebut.

BACA JUGA :  Kombes Pol. Drs. S. Erlangga: Polres Banjar Polda Jabar Potong Hewan Qurban 3 Sapi dan 15 Kambing

“Untuk proses penyelidikan dan penyidikan tetap dilakukan oleh Polres Empat Lawang, dimana korban merupakan anggota aktif polri yang bertugas di Polda Metro Jaya, total pelaku di perkirakan lebih dari 6 orang dan sudah kita serahakan kepada penyidik di Polres empat lawang,” ujar Kompol Suryadi.

“Kami koordinasikan dengan penyidik di Polres Empat Lawang, kemudian kita lakukan supervisi dan rencana besok dari pihak kuasa hukum serta keluarganya akan audiensi dengan Reskrim Polres Empat Lawang. Kita akan kawal permasalahan ini supaya berjalan dengan baik dan lancar,” tandasnya.

Sementara itu, keluarga korban hanya berharap, terhadapan Polda Sumsel tetap melakukan pengawasan terhadap kasus tersebut, agar dapat terang benderang terungkap berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Diketahui Bripka Adhi Wira Pradana (44) meregang nyawa, setelah ditikam dua Reca (25) dan Widodo (35), di Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, Rabu (02/09/2020) pukul 13.00 WIB hingga mengalami beberapa luka tusuk dan bacokan. Hingga saat ini, kedua tersangka sudah dilimpahkan ke Polda Sumsel. (Syaiful jabrig)

BACA JUGA :  Megawati: Jika Hati dan Pikiran Seirama Maka Kemenangan Bisa Diraih‬
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakapolri Jabarkan Tentang Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Daerah

Iwapa Pasar Jumat Masih Harus Menunggu Instruksi Sekda

Hukum & Kriminal

Ditemukan Mayat Didalam Mobil, Dugaan Sementara Korban Pembunuhan

Daerah

Buntut Ditolaknya Sidak, Managemen PT Indotama Pero Alloy,s Penuhi Panggilan Komisi IV DPRD Purwakarta

Daerah

HUT Bhayangkara 74 Berlangsung Hikmat Kendati Secara Virtual

Daerah

Sosialisasi Edukasi New Normal, Sat Brimob Polda Jabar Patroli Di Tempat Wisata

Daerah

Preman Tak Berarti Jahat, Siap Bantu Penerapan Prokes Covid 19

Daerah

Menuju Tempat Wisata, Kendaraan dari Luar Purwakarta diminta Putar Balik
%d blogger menyukai ini: