Home / Budaya / Pendidikan / Wisata

Selasa, 29 September 2020 - 17:43 WIB

Riva Nawawi Harumkan Nama Purwakarta Di Manca Negara

MATAKITA.ID | Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, nada, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.

Salah satu jenis music yang kini digandrungi oleh kalangan tertentu adalah Balawan Music Traning Center yang bermarkas di Denpasar Bali. Jenis music ini hanya ada satu di Indonesi dan belum ada di kabupaten atau kota lainnya sehingga perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah.

Adapun Pemain dari Balawan Music Traning Center, Riva Nawawi (31) pemuda kelahiran asli Purwakarta itu telah mengharumkan nama Purwakarta di pulau Dewata bahkan mancanegara.

Riva mengatakan, pada tahun 1998 Balawan music itu digagas oleh I Wayan Balawan orang Bali. Kini dirinya merupakan generasi ke dua penerus music Balawan yang juga murid dari I Wayan Balawan.

BACA JUGA :  Sidang Kedua Gugatan Hak Paten Sapta Darma Hanya 10 Menit

“Motivasi ingin belajar musik Balawan karena ingin mengekplorasi dalam bermain gitar,” tutur Riva saat ditemui di Purwakarta, Selasa (29/09/2020).

Dari kreativitas tangannya serta banyaknya belajar dari sang Guru, Balawan music itu mampu membawa dirinya ke luar negeri untuk tampil di negara-negara tentangga.

Selama 8 tahun merantau ke Denpasar Bali dari tahun 2012 sampai 2020 itu telah menorehkan beberapa prestasi di pulau Dewata salah satunya yaitu masuk sepuluh besar dalam Indonesia hardrock competion.

Untuk festival sendiri, kata Riva, dirinya pernah mendapatkan kejuaraan festival pesta rakyat di Bandung pada tahun 2009 dan sepuluh besar di Indonesia Hardrock Competion yang disponsori oleh fender guitar Amerika di Bali.

BACA JUGA :  Pot Bunga Keramik Plered Jadi Primadona Saat Pandemi

Riva mengaku sering manggung di cafe, hotel dan resto serta mengisi di acara stasiun televisi seperti Bali TV, Net TV, Inews TV serta radio lokal Bali. Selain itu, ia pernah manggung di beberapa negara seperti Denhag Belanda, Pulau Lengkawi Perbatasan Malaysia Thailand serta Australia di Kota Perth.

Dengan kondisi Covid-19, pria yang asli Purwakarta itu kini kembali ke tanah kelahirannya karena di Bali menurut Riva akses ditutup untuk wisatawan karena pangsa pasar penikmat musik itu kebanyakan para wisatawan mancanegara. Sehingga ia pulang ke Purwakarta.

Reva berharap untuk di Purwakarta musik doble neck guitar ini menjadi icon setelah di Bali sehingga dirinya berkeinginan untuk mengembangkan musik double neck guitar di Purwakarta setalah adanya di Bali.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Sebar Himbauan Pencegahan Penularan Virus Corona di Berbagai Wilayah

“Kami berharap kepada Pemda Purwakarta melalui dinas Pariwisata bisa bekerjasama dengan kami untuk mengembangkan musik double neck guitar di Purwakarta sehingga menarik para wisatawan,” ungkap Reva.

Menurutnya, Alat musik yang digunakan double Neck Tapping guitar berkolaborasi dengan angklung serta kendang Sunda.

“Untuk aliran musiknya sendiri itu etnic fusion tetapi lebih bernuansa jazz tradisional,” pungkasnya.

Sementara, untuk album pertama, kata Riva, masih dalam proses.”Insyaallah akhir tahun ini album pertama dari kita dengan judul The Proof itu selesai digarap,” jelasnya.

Semoga dengan adanya music double neck guitar ini, kata dia, dapat memberikan motivasi kepada pemuda Purwakarta untuk lebih giat dalam berkreasi seni musik dan budaya. (zul)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Wisata

Petugas Gabungan dan Polres Majalengka Gelar Ops Yustisi

Budaya

Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi, Pemkab Purwakarta Cetak Wirausaha Baru

Pendidikan

Kado Hari Guru, Pemkab Purwakarta Bakal Rekrut Honorer jadi PPPK

Wisata

Ditpolairud Polda Banten Himbau Wisatawan Terapkan Protokol Kesehatan di Kawasan Pantai Wisata

Daerah

Atalia kamil Ajak Pelajar Tangkal Hoaks Virus Corona

Pendidikan

UNEJ Gelar JOB EXPO 2019 : Rata-Rata Masa Tunggu Lulusan 3,8 Bulan

Daerah

Toto Suripto Anggota Komisi IV DPRD Karawang Minta SPP SMA/SMK Digratiskan

Daerah

Gubernur Jabar Keluarkan SK Penugasan 1.461 Guru Non PNS