Home / Daerah

Selasa, 15 September 2020 - 13:27 WIB

Sanksi sosial diterapkan di Purwakarta

MATAKITA.ID | Selain diberi peringatan, para pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor dan pengguna angkutan umum yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi sosial seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membaca teks pancasila dan memungut sampah.

Operasi yustisi terhadap warga yang tidak mengenakan masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjalankan amanat Perbup Nomor 198 Tahun 2020 tentang pemberian sanksi administratif terhadap pelanggar protokol kesehatan dalam masa PSBB dan AKB di Purwakarta itu digelar aparat gabungan dari Forkopimda Kabupaten Purwakarta di sejumlah titik diantaranya di sekitaran Pertokoan Pasar Juma’ah, Jalan Jenderal Sudirman, Purwakarta, Selasa (15/9).

BACA JUGA :  Dalam Rangka Hari Kesehatan Ke 65, Polres Majalengka Sosialisasi 3M dan Bagi - Bagi Masker

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyampaikan Purwakarta saat ini masuk dalam kategori zona kuning setelah sebelumnya masuk dalam zona orange. Data penyebaran Covid-19 di Purwakarta, kata Anne, masih fluktuatif.

“Saya sampaikan bahwa hasil evaluasi sudah cukup baik. Kami (Purwakarta) dari status orange menjadi kuning. Jadi, ada penurunan resiko dari sedang ke rendah. Semoga ini bisa terus menurun dan kami akan gencar lakukan sosialisasi serta meminta warga untuk patuh,” kata Anne.

Menurutnya, kendala yang kerap dihadapi saat pandemi ini, Anne Ratna mengaku saat meminta warga untuk menggunakan masker. Berbagai alasan selalu saja dilontarkan warga ketika tak memakai masker.

BACA JUGA :  Layanan Publik Dibuka Kembali, Polres Purwakarta Masih Batasi Jumlah Pelayanan

“Ada yang bilang lupa, kurang nyaman, dan lainnya. Ditambah budaya kita sebagai orang sunda kan sosialisasinya tinggi jadi sulit untuk tidak berkerumun. Tapi, kami terus berikan arahan,” ujarnya.

Imbauan-imbauan pemakaian masker berikut dengan sanksi sosial telah dilakukan oleh tim gugus tugas sejak beberapa minggu lalu. Bahkan, sudah ada sebanyak 800 orang terdata diberikan penindakan.

Kata Ambu Anne, operasi ini itujukan untuk masyarakat umum sesuai dengan apa yang tercantum dalam Perbup. Apabila masyarakat tidak menggunakan masker di ruang publik, pihaknya akan memberikan sanksi administratif. Adapun penerapan sanksi administratif yaitu sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. Untuk saat ini pihaknya masih menerapkan sanksi ringan berupa pemberian surat teguran secara tertulis.

BACA JUGA :  Kecamatan Porong Luncurkan Kampung Tangguh Semeru

Operasi gabungan ini juga sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tertib dalam menerapkan protokol kesehatan serta memberikan masker kepada mereka yang melanggar setelah dicatat terlebih dahulu.

“Jika masyarakat masih tetap melanggar setelah diperingati, maka akan diberikan sanksi sedang berupa jaminan kartu identitas dan sanksi sosial dengan memberikan rompi untuk selanjutnya membersihkan area publik agar memberikan efek jera,” demikian Anne. (pul)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Tak Henti Henti Polres Ciamis Sosialisasi dan Edukasi 3M Ke Masyarakat

Daerah

Polresta Cirebon Gencar Laksanakan Ops Yustisi Cegah Covid 19

Daerah

KCIC Lakukan Investigasi dan Mitigasi pada Wilayah Terdampak Proyek di Kecamatan Plered

Daerah

Cegah Corona, Polres Purwakarta Gelar Rapid Test Gratis di Stasiun KA Purwakarta

Daerah

Bupati Pali Lantik 12 Kepala Desa terpilih periode 2019-2024

Daerah

Kapolres Kuningan Pimpin Sosialisasi dan Himbau 3M Kepada Masyarakat

Daerah

Polres Garut Gelar Ops Yustisi Pendisiplinan Prokes

Daerah

Bhabinkamtibmas Desa Guwa Lor Polsek Kaliwedi Berikan Himbauan 3M Kepada Perangkat Desa