Home / Serba Serbi

Selasa, 22 Oktober 2019 - 08:04 WIB

Santri Di Tulungagung Gelar Turnamen Sepak Bola Api

Tulungagung, matakita.id  – GP Ansor Kecamatan Ngunut Tulungagung menggelar turnamen unik sepak bola api, dalam rangka menyambut Hari Santri 2019.  Dalam pertandingan ini para pemain saling berebut bola api untuk dimasukkan ke gawang lawan.

Ketua GP Ansor Kecamatan Ngunut, Asrori, mengatakan turnamen sepak bola api tersebut digelar layaknya turnamen futsal maupun sepak bola pada umumnya. Hanya saja bola yang digunakan terbuat dari kelapa kering.

Baca Juga :  PBNU Akan Baca 1 Miliar Sholawat Pada Hari Santri

“Kelapa kering tersebut selanjutnya direndam dalam solar kemudian dibakar, saat api menyala itulah bola api dimainkan para peserta,” kata Asrori, Selasa (21/10/2019) dininhari

 

Setiap grup yang bertanding terdiri dari lima orang. Saat bertanding, para pemain bertelanjang kaki dan tidak diperkenankan menggunakan alas kaki atau sepatu.

Baca Juga :  Santri Didorong Peduli Pembentukan Keluarga Berkualitas

“Ini merupakan turnamen yang kedua. Saat ini diikuti oleh 20 grup,” imbuhnya.

Gelaran turnamen sepak bola api dilaksanakan di Lapangan Pema Ngunut ini mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat. Warga memadati pinggir lapangan untuk memberikan dukungan bagi tim kesayangannya masing-masing.

 

Sementara salah seorang pemain sepak bola api, Mohammad Nur Huda mengaku senang bisa ikut dalam turnamen tersebut.

Baca Juga :  Uang Transport Belum Dibayar, Guru Honorer di Pali Pantun Di Medsos

“Karena banyak tenan dan menyambung silaturahmi. Kalau terkait sepak bolanya yang berbeda adalah bahan untuk membuat bola, yakni dari kelapa, makanya kalau ditendang lebih berat,” imbuhnya.

Untuk menghindari cidera akibat panasnya bola api, para pemainan membekali diri dengan melumuri kakinya dengan minyak goreng. (detikcom)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Serba Serbi

Tenggelam Di danau Bekas Galian C, Jasad AF Belum di Temukan

Religi

Wagub Jabar Sebut Forum OPOP Perlu Dibentuk untuk Kuatkan Jaringan

Daerah

Kereta Api, Transportasi Masa Depan Jawa Barat

Serba Serbi

Uang Transport Belum Dibayar, Guru Honorer di Pali Pantun Di Medsos

Wisata

Kebudayaan jadi Kekuatan Pariwisata Jabar

Daerah

Tak Terima Bupati PALI disebut Pemimpin “Bertangan Besi”, Sejumlah Pendukungnya Akan Membawa Persoalan itu ke Ranah Hukum

Daerah

Azerbaijan Buka Potensi Kerjasama Pariwisata dengan Jawa Barat

Budaya

Asal Mula Megalitik Dalam Cerita Legenda Si Pahit Lidah