Home / Advertorial / Daerah / Ekbis

Rabu, 19 Februari 2020 - 20:04 WIB

TAM Sribaduga Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

MATAKITA.Id | Purwakarta – Taman Air Mancur Sribaduga (Situ Buleud) selama ini menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Purwakarta. Sejauh ini air mancur yang terletak di pusat kota ini menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan ke Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, wisatawan yang berkunjung ke wilayahnya terus meningkat setiap tahunnya. Air Mancur Taman Sribaduga, saat ini jadi andalan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

“Kami rasakan, bagaimana perekonomian masyarakat menjadi lesu dikala tak ada pertunjukan Air Mancur di kawasan ini,” ujar Anne.

Ia menjelaskan, saat ini jajarannya tengah merumuskan bagaimana supaya ketersediaan air di Situ Buleud bisa tetap terjaga meski di musim kemarau. Agar nantinya, pertunjukan air mancur bisa terus berlangsung setiap pekannya.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Beras Kemenparekraf

“Kalau air mancur beroperasi, perekonomian masyarakat turut berkembang. Misalnya, melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” jelas dia.

Anne menjelaskan, salah satu upaya yang sudah tergambar yaitu dengan cara mencari sumber air lain sebagai penyuplai ke Situ Buleud. Keedepan, sumber air yang digunakan untuk mengairi Situ Buleud, berasal dari tempat lain sehingga tidak mengandalkan saluran irigasi seperti sekarang.

“Bisa saja dengan pipanisasi. Yakni, dengan mengambil air langsung dari Waduk Jatiluhur. Tapi, upaya ini masih kami bahas,” jelas dia.

Menurutnya, dengan adanya sumber baru sebagai penyuplai air ke Situ Buleud, pertunjukan air mancur bisa terus beroperasi dalam kondisi cuaca apapun. Artinya, meski cuaca sedang kemarau, situ buleud tidak akan mengalami kekurangan air.

BACA JUGA :  Sat Brimob Polda Jabar Berikan Edukasi Kepada Petani Terkait Protokol Kesehatan

Anne menambahkan, di 2020 ini pihaknya menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke wilayahnya bisa mencapai tiga juta pengunjung. Sebenarnya, target kunjungan wisatawan ini tidak muluk – muluk. Karena, berkaca pada 2019 lalu, dimana di tahun sebelumnya itu jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini bisa mencapai 2,8 juta pengunjung.

“Saya kira target kunjungan wisata sebanyak itu tidak muluk – muluk. Sudah kami hitung dan ini sangat rasional. Apalagi, di kita ada 62 destinasi wisata. Dengan banyaknya tepat wisata primadona, kami optimistis jumlah kunjungan wisatawan pun akan lebih meningkat lagi,” pungkasnya.***

BACA JUGA :  Pemohon KIA di Disdukcapil Membludak
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Tekan Penyebaran Covid 19, Polres Ciamis Gelar Ops Yustisi

Daerah

Jabar Siap Beradaptasi Dengan Tatanan New Normal

Daerah

Terapkan Protokol Kesehatan, Polres Cirebon Terus Lakukan Patroli Gabungan

Bisnis

Calon Penerima Kartu Pra-Kerja Bisa Buka Rekening dari Rumah

Daerah

Menuju Tempat Wisata, Kendaraan dari Luar Purwakarta diminta Putar Balik

Daerah

Satgas Covid 19 LSM Lira Diinstruksikan Bantu Pengawasan Penyaluran Dana Covid 19 Rp. 677 T

Daerah

[OPINI] New Normal Di Tengah Kondisi Abnormal (bagian 5)

Daerah

Patroli Dialogis Sat Sabhara Polres Majalengka Gencar Berikan Himbauan 3M dan Protokol Kesehatan
%d blogger menyukai ini: