Tujuh Warga Meninggal Dunia Akibat Longsor Tambang Emas di Solok Selatan | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / PERISTIWA

Selasa, 11 Mei 2021 - 19:52 WIB

Tujuh Warga Meninggal Dunia Akibat Longsor Tambang Emas di Solok Selatan

MATAKITA.ID |JAKARTA – Sebanyak tujuh warga meninggal dunia dan satu masih dalam proses pencarian setelah terjadi longsor tambang emas di Kimbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Senin (10/5). Selain itu, ada sembilan warga lainnya yang mengalami luka-luka atas peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan dari Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Fikri, peristiwa tanah longsor di lokasi tambang emas tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (9/5) sore hingga Senin (10/5) dini hari.

Usai mendapat laporan bencana tanah longsor tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama unsur TNI, Polri dan masyarakat segera melakukan evakuasi para korban. Dalam hal ini, para korban telah dibawa dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju Puskesmas Bidar Alam.

BACA JUGA :  Ledakan Petasan Di Mirit Kebumen, Renggut 3 Korban Jiwa, 5 Lainnya Luka-Luka

Adapun menurut Fikri, kondisi medan pascalongsor menyulitkan giat evakuasi dari TKP menuju kendaraan pertolongan.

“Medan yang cukup sulit untuk evakuasi korban dari TKP ke mobil _rescue_,” terang Fikri dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, berdasarkan laporan secara visual yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bebatuan berukuran besar, material tanah dan beberapa potongan batang kayu masih terlihat di lokasi kejadian.

Selain itu, sebuah alat berat jenis eskavator yang diduga milik penambang juga masih ada di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti sebanyak 53,657 Kilogram Sabu

*Tingkat Kerawanan dan Potensi Prakiraan Cuaca Solok Selatan*

Menurut data InaRisk BNPB, Kabupaten Solok Selatan termasuk dalam wilayah yang memiliki potensi risiko bencana tanah longsor dalam indeks kategori sedang hingga tinggi.

Dalam catatan InaRisk, terdapat tujuh wilayah kecamatan yang masuk dalam Kawasan Risiko Bencana tanah longsor dengan luas bahaya mencakup hingga 208.764.

Sementara itu, berdasarkan hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia yang teramati bersamaan dengan aktifnya fenomena gelombang ekuatorial lainnya.

Adapun menurut BMKG, kondisi tersebut dapat menimbulkan potensi hujan dengan indeks kategori sedang hingga lebat terhitung mulai tanggal 10-17 Mei 2021.

BACA JUGA :  Implementasi Pendidikan Antikorupsi, KPK Kunjungi SDN di Purwakarta

Dalam hal ini Provinsi Sumatera Barat menjadi wilayah yang diperkirakan terdampak potensi cuaca tersebut. BMKG juga menambahkan bahwa untuk tiga hari kedepan, dampak banjir/bandang dengan kategori ‘waspada’ juga perlu diantisipasi khususnya untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Papua.

Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Facebook : @InfoBencanaBNPB
Twitter : @BNPB_Indonesia
Instagram : @bnpb_indonesia
Youtube : BNPB Indonesia

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#BudayaSadarBencana
#BersatuLawanCovid19
#CuciTangan
#JagaJarak
#MaskerUntukSemua
#DiRumahAja

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Sang Merah Merah Putih, Saksi Perdamaian Dua Marga di Kampung Mamba, Intan Jaya

PERISTIWA

Heboh, Istri Kades di Campaka Pernah Pergoki Suaminya Selingkuh Diduga Dengan Anggota DPRD Cianjur

Nasional

Satgas Nemangkawi Tangkap Penyandang Dana Pembelian Senjata ke KKB

Hukum & Kriminal

TNI POLRI Bantu Evakuasi Tanah Longsor di Magelang

Hukum & Kriminal

Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Ringkus Pelaku Pembacokan 2 Remaja

PERISTIWA

Pimred WN88: Gegara Banyak Oknum Pakai Nama Cyber88, Maka Nama dan Logo Dirubah Jadi Siber 88

PERISTIWA

Di Duga Mencuri Obat Obatan, 7 Pegawai RSUD Ajidarmo Lebak Di Polisikan

Hukum & Kriminal

Polres Metro Jakarta Barat Berhasil Ringkus Pelaku Pembacokan 2 Remaja
%d blogger menyukai ini: