Ustad Abdul Somad : Di Sembilan Hari Terakhir Ramadhan Perbanyak I'tikab di Masjid. | MATAKITA.ID google-site-verification=iDZD_sCXRN3R-DqV5CJ4GT0iMTQps4yfhRlW83dgnsI

Home / Religi & Misteri

Senin, 3 Mei 2021 - 21:47 WIB

Ustad Abdul Somad : Di Sembilan Hari Terakhir Ramadhan Perbanyak I’tikab di Masjid.

MATAKITA.ID | Palembang – Keberkahan dan kesucian nilai-nilai bulan ramadhan dapat diraih serta tercermin dalam perilaku kehidupan sehari hari sebagai hamba Allah SWT.

Bahwa bulan Ramadahan merupakan bulan pilihan Allah SWT dengan berbagai keutamaan-keutamaan. Salah satunya adalah bulan Ramadahan merupakan bulan dimana Al-Qur’an diturunkan.

Demikian dikatakan Ustadz Abdul Somad, dalam mengisi acara ceramah agama Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Nuzulul Qur’an 1442 H bertepatan dihari ke 21 Ramadhan, di Masjid AN-NUR Jalan Srijaya lorong Cempaka Merah RT 14 Rw 05 Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang alang Lebar Palembang, Senin (3/5/2021).

Selanjutnya, Jelas UAS, Kenapa disebut bulan Ramadhan bulan barokah, karena di dalamnya banyak keberkahan, kebaikan, kebaikan dan kebaikan.

Di Bulan Ramadhan, Allah mewajibkan untuk berpuasa shiyam, menahan hawa nafsu dari mulai terbit fajar hingga tenggelam matahari.

Pintu-pintu surga dibukakan. makna pintu surga dibukakan kabar gembira. Pintu-pintu neraka ditutup, apa maknanya pintu neraka di tutup? Allah menutup tempat keburukan, maknanya kalian pun tutup mata, telinga, hidung, otak, pikiran dan hati. tutup hati kita untuk yang jelek-jelek, “tutur UAS.

BACA JUGA :  Giliran DPD LIN Lampung KPK Harap Usut Muhaimin, Nunik, Tio Aliansyah Dkk Sindikat Money Politik Pilgub

Selain itu, dalam Ceramahnya UAS sesaat diselingan guyonan guyonan, celotehan segar menghibur para jemaah masjid. disambut dengan gelak tawa. sehingga berjalan dengan khusuk agar rasa kantukpun dapat terobati.

UAS pun, menceritakan sejarah perjalanan puasanya para nabi terdahulu.banyak berpuasa insya allah akan membawa kita sehat, ia pun mencontoh kan sahabatnya seorang dokter selama 20 tahun divonis mengidap penyakit diabetes (penyakit gula), setelah dengan rajin melakukan puasa penyakitnya pun hilang seketika dan sekarang dapat menjalakan aktifitas,” ucap UAS.

Tampak para jemaah dengan khusuk tertib sambil dalam suasana berpuasa sambil menunggu tiba waktu berbuka, mendengar ceramah, jemaah yang terbatas dalam ruang masjid satu sama lainnya, taklepas dari penggunaan Prokes Covid-19.

BACA JUGA :  Resmikan Ponpes Tajul Falah Banten, Kapolri: Silahturahmi dengan Ulama Jangan Pernah Putus

Dalam Akhir, ceramahnya UAS berpesan disepuluh hari romadhon ini untuk dilaksanakan itikab. sholat berjamaah buka bersama, bersahur, lalu kemudian sholat subuh berjemaah, adanya pengajian sampai terbit matahari lalu sholat isra’ hanya ada 9 hari lagi,
“Anggaplah ini romadhon yang terakhir. besok 22, 23, 24 sampai 29, kalau 29 hari puasa tahun ini berarti sisa 8 hari lagi. tapi, Kalau 30 hari puasa tahun ini, masih ada 9 hari. jangan jangan tahun depan kita tak ada lagi, ikut di bulan romadhon, “kata UAS pula.

Lalu akhirnya, berapa banyak orang yang bersama kita tahun lalu, tapi tahun ini ia tak bersama kita lagi. Siapa yang menduga bahwa kini ia tak ada lagi? Begitu juga dengan kita, tak kita duga tahun depan kita tak lagi ada. Jadi, jadikan ini romadhon yang terakhir. Jadikan romadhon yang terkahir maka kita takkan tinggalkan tarawih. jika ini romadhon terakhir maka kita akan kejar khatam Al quran. Karena ini romadhon terakhir maka kita takkan tinggalkan pengajian.

BACA JUGA :  Polres Majalengka Terus Lakukan Pendisipilinan Protokol Kesehatan Masyarakat Melalui Ops Yustisi

Karena ini romadhon terakhir aku ingin romadhon kali ini benar benar berkualitas betul betul menjadiikan ibadahku membuatku menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah Subhanuwataalah disambut jemaah dengan rasa syukur, Aamiin… Itulah yang dapat disampaikan oleh al-faqir abdul somad. banyak tutur kata yang menyinggung di hati, saya minta maaf, “tutup UAS.

Ketua pelaksana, Aris Yulianto menjelaskan, Alhamdulilah ceramah berjalan lancar dengan undangan sangat terbatas mengingat kondisi Palembang ditetapkan zone merah, Jemaah yang hadir semua menggunakan Prokes Covid-19, serta kamipun panitia telah menyiapkan keperluan keperluan seperti himbauan,”katanya juga didampingi seketaris pelaksana Samari dan Ketua Pengurus Masjid AN-NUR, H.Mahyuddin.

(Syaiful Jabrig).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Daerah

Imlek Untuk Kedamaian Umat Beragama di Purwakarta

Religi & Misteri

Noviani : “Harap Do’a UAS Jadi Kenyataan Anaknya”

Daerah

Saudi Arabia Stop Visa Umrah, 120 Orang Asal Purwakarta Terancam Gagal Umrah

Religi & Misteri

Dapatkan Keberkahan Bergaulah Dengan Orang Sholeh, Perbanyak Baca Quran, Zikir dan Sholat Malam

Daerah

Semarakan Idul Adha, Polres Majalengka Sembelih 5 Ekor Sapi dan 30 Ekor Domba

Daerah

Kabid Humas Polda Jabar: Orang Beriman, Keseimbangan Hidup Seorang Muslim Adalah Dunia Akhirat

Daerah

Rayakan Idul Adha 1441 H, Polres Cimahi Qurban 10 Sapi Dan 34 Kambing

Religi & Misteri

Prajurit TNI Yonif 131/Brs Bantu Membangun Gereja Jelang Hari Raya Paskah
%d blogger menyukai ini: